Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Sejumlah Wanita Cantik Datangi Kejati dan DPRD
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/314129
Tanggal
Body ARMIN ABDUL JABBAR/"PRLM" MASSA yang tergabung dalam Koalisi Perempuan untuk Parlemen Bersih melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Prov Jabar, Jln. Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (29/1/2015). Dalam aksinya mereka menuntut DPR memainkan peran sebagai penyeimbang dalam penyelesaian konflik kelembagaan antara Polri dan KPK.* BANDUNG, (PRLM).-Sejumlah wanita cantik sambil membawa spanduk mendatangi gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar Jalan LL RE Martadinata dan gedung DPRD Jabar Jalan Diponegoro, Kamis (29/1/2015). Mereka yang memakai dengan tulisan merah di dada dikawal puluhan aktivis jalanan. Aksi simpatik dengan berjalan kaki itu cukup mendapat perhatian setiap pengguna jalan, terutama kaum pria hampir dipastikan melirik pada sejumlah wanita cantik tersebut. Para wanita tersebut bukanlah sales promotion girl (SPG) tapi mereka masuk dalam Koalisi Perempuan untuk Parlemen Bersih. Mereka menyuarakan agar Parlemen bersih. Mereka juga menuntut DPRD Jabar bersih dari praktik mafia anggaran. Di depan Gedung DPRD Jabar, dengan memakai celana jeans dan kaos putih bertuliskan 'Selamatkan DPRD Jabar', mereka membagi-bagikan press release dan stiker kepada pengguna jalan yang melintas di depan Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro. Hal yang sama juga dilakukan di depan Gedung Kejati Jabar. Para wanita cantik itu juga, dengan semangat membentangkan spanduk berwarna putih yang bertuliskan 'Mari kita dukung gerakan parlemen bersih'. Sementara aktivis jalanan membentangkan poster yang di antaranya bertuliskan 'Berantas mafia anggaran', 'Selamatkan DPRD Jabar'. Salah satu aktivis perwakilan dari perempuan, Kiki Early menyatakan praktik KKN sering terjadi pada parlemen. Kasus terakhir yang menghiasi media massa di Jabar yakni dugaan keterlibatan mantan ketua DPRD Jabar periode lalu yang diduga terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan Dinkes Jabar. "Kami mendesak aparat penegak hukum, baik kepolisian, kejaksaan dan KPK bekerja cepat dan tidak pandang bulu dalam pemberantasan korupsi," ujar Early sambil membacakan pernyataan sikapnya. Dalam kesempatan itu, para wanita dan aktivis tersebut mendesak Kejati Jabar agar poses hukum terkait dugaan korupsi mantan ketua DPRD Jabar periode lalu itu dituntaskan. (Yedi supriadi/A-88)***