Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Diduga Cemburu, Suami Bantai Istri
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/314130
Tanggal
Body DODO RIHANTO/"PRLM"JASAD Esah (40), warga Kampung Sumurjaya RT 13/04, Desa Seregan, Kecamatan Batujaya di ruang mayat RSUD Karawang, Kamis (29/1/2015). Esah tewas setelah dibacok berkali-kali oleh Amin (50), suaminya sendiri.* KARAWANG, (PRLM).-Diduga cemburu buta, Amin (50), warga Kampung Sumurjaya RT/RW 13/04, Desa Seregan, Kecamatan Batujaya tega membantai istrinya, Esah (40), hingga tewas dengan kondisi mengenaskan. Wajah korban hancur akibat dibacok pelaku berkali-kali dengan sebilah golok. Seusai membantai istrinya, Amin berupaya bunuh diri dengan cara menenggak racun tikus. Saat ini kondisi Amin masih kritis di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Karawang. Dari keterangan yang dihimpun "PRLM", peristiwa itu terjadi di rumah tersangka, sekira pukul 02.30 WIB dini hari, Kamis (30/1). Waktu itu kondisi dusun sedang sepi karena warganya terlelap tidur. Nasap (30), tetangga korban mengatakan, dirinya tidah tahu persis kronologis dari peristiwa tersebut. Namun, Nasap mengaku sempat mendengar jeritan orang minta tolong dari rumah korban. "Saya kaget. Bersama warga lainnya kami bergegas mendekati rumah korban. Agar bisa masuk ke dalam rumah, kami mendobrak pintu rumah mereka," ujar Nasap. Dikatakan, setelah berada di dalam rumah korban, Nasap melihat tubuh pelaku sudah terkapar dengan posisi tengkurap. Sementara, tubuh korban bersimbah darah di dalam kamar tidurnya. Dikatakan Nasap, mengetahui suami istri itu terkapar, warga berupaya memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. "Ketika kami masuk, pelaku masih siuman dan mengaku telah membantai istrinya karena terbakar api cemburu," tutur Nasap. Dikatakan juga, saat dievakuasi, warga melihat muka korban sudah tak beraturan lagi akibat dihantam golok berkali-kali. Semantara, mulut pelaku mengeluarkan busa akibat meminum racun tikus. Dikatakan, sekira pukul 03.00 WIB, polisi datang dan mengevakuasi pasangan suami isteri itu ke Rumah Sakit Proklamasi Rengasdengklok. Namun, karena luka-luka mereka cukup parah, akhirnya pelaku dan korban dilarikan ke RSUD Karawang. Saat dalam perjalanan, korban meninggal dunia, sedangkan pelaku masih kritis sampai saat ini. Sampai saat ini, kerabat korban dan polisi belum bersedia memberikan keterangan terkait pembunuhan itu. ”Kita belum mengetahui latar belakang kajadian ini. Namun sejumlah barang bukti, seperti golok dan beberapa pakaian yang berlumur darah sudah diamankan,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resot Karawang, Dony Satria Wicaksono. (Dodo Rihanto/A-89)***