Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Gunung Tangkubanperahu Kembali Normal, Pariwisata Mulai Menggeliat
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/311565
Tanggal
Body NGAMPRAH, (PRLM).- Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan tingkat aktivitas Gunung Tangkubanperahu dari level waspada ke level normal. Dengan demikian, kegiatan pariwisata di Taman Wisata Alam Gunung Tangkubanperahu pun mulai menggeliat lagi kendati belum terlalu ramai. Pengamat Gunung Tangkubanperahu, Hendri Deratama menuturkan, hasil pengamatan kegempaan, visual sekitar kawah, deformasi dan geokimia, serta analisis data, terhadap gunung api yang memiliki 9 kawah itu telah menunjukkan aktivitas yang wajar. "Aktivitas kegempaan sudah menurun, deformasi sudah stabil, visual sekitar kawah juga biasa. Data-data yang lain juga sudah dievaluasi. Kemudian kandungan gas vulkaniknya sudah berada di bawah ambang batas," kata Hendri di Pos Pengamatan Gunung Tangkubanperahu, Jumat (9/1/2015). Lantaran faktor-faktor tersebut, PVMBG kemudian menyatakan penurunan status ke level normal pada 8 Januari 2015, pukul 17.00. Gunung Tangkubanperahu sebelumnya sempat berada di level waspada sejak 31 Desember 2014, pukul 15.00. Berdasarkan pantauan, gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Subang itu kemarin sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan. Para pedagang maupun penjual jasa di sekitar Kawah Ratu juga tampak beraktivitas seperti biasa lagi. Salah seorang pedagang, Karsa (40), mensyukuri penurunan aktivitas gunung. Menurut dia, penutupan Kawah Ratu selama beberapa hari telah membuatnya rugi karena harus pindah berdagang. Meskipun begitu, dia bisa memakluminya karena hal tersebut ialah faktor alam. "Alhamdulillah sekarang mah ada pengunjung. Waktu ditutup kan pas tahun baru, jadi bisa dikatakan gagal panen. Saya dagang di bawah kurang laku. Sekarang besar lagi harapannya," kata warga Desa Cikole, Kecamatan Lembang, itu. Direktur Keuangan PT Graha Rani Putra Persada, Nurlela Selvia Fransisca, enggan menaksir berapa nilai kerugian yang dialami pengelola TWA Gunung Tangkubanperahu itu ketika Kawah Ratu dinyatakan ditutup. Dia berharap, aktivitas gunung bisa terus normal. (Hendro Husodo/A-88)***