Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Nicky dan Keiza Dukung “Gue Juga Islam”
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/314231
Tanggal
Body JAKARTA, (PRLM).- Menyusul kesuksesan sederet sinetron yang telah lebih dulu tayang, SCTV segera hadirkan sinetron terbaru berjudul “Gue Juga Islam”. Sinetron ini akan menyapa pemirsa di rumah setiap hari mulai Senin, 2 Februari 2015. Gue Juga Islam yang garapan rumah produksi ASP ini diperankan oleh sejumlah bintang ternama tanah air di antaranya: Nicky Tirta, Keiza Karamoy, Angel Karamoy, Verdi Soleman, Idrus Madani, Savira, Chairul Yusuf, dan Vinessa Inez. Mengusung cerita di sebuah kampung Islam, sinetron Gue Juga Islam mengisahkan seorang pria tampan dan kaya raya bernama Ahsan yang diperankan oleh Nicky Tirta. Ahsan merupakan putra semata wayang dari pasangan Koh Akwang dan Mei Mei yang diperankan oleh Verdi Soleman dan Angel Karamoy. Meskipun dari keturunan Chinese, namun Ahsan dan keluarganya menganut agama Islam, yang sayangnya jarang melaksanakan ibadah-ibadah wajib Islam. Ketajiran dan ketampanan yang dimiliki Ahsan nyatanya tidak membuatnya mudah mendapatkan cinta sejatinya. Ahsan jatuh hati pada putri dari Bang Ali (Idrus Madani) bernama Zaenab (Keiza Karamoy). Berbeda dengan wanita-wanita lain yang mengejar-ngejar Ahsan, Zainab justru tidak tertarik pada Ahsan dengan alasan Ahsan tidak beragama. Walaupun orangtuanya tidak pernah mengajarkan salat ataupun mengaji, tapi Ahsan gemar main di masjid. Bahkan ketika kecil Ahsan ikutan sunat gratis yang diadakan oleh Bang Ma’ruh (Chairul Yusuf). Bang Ma’ruh merupakan orang terkaya di kampung dan saingan Koh Akwang. Akibat Ahsan mengikuti sunatan massal itu papinya murka bukan main. Tapi Ahsan memang sudah begitu dekat dengan warga kampung muslim, hatinya lama kelamaan ingin mendalami Islam. Alasan terbesar Ahsan ingin mendalami Islam adalah ingin meluluhkan hati Zaenab. Ia ingin membuktikan kepada Zaenab kalau ia adalah pria beragama dan soleh seperti keinginan Zaenab, dan mampu menjadi seorang imam yang bisa membimbing Zaenab menuju surga. Akankah perjuangan Ahsan untuk mendapatkan cinta sejatinya berbuah manis? Mampukah Ahsan meyakinkan hati Zaenab? (Munady/A-147)***