Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul DPR Adakan Rapat Konsultasi dengan Presiden Jokowi
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/314261
Tanggal
Body JAKARTA, (PRLM).- DPR akan mengadakan rapat konsultasi dengan Presiden Jokowi untuk membahas kemungkinan adanya calon Kapolri yang baru. "Memang sampai hari ini belum ada nama calon Kapolri yang baru. Belum ada pengajuan dari Presiden RI. Tapi, kita sabar, kita tunggu langkah Presiden RI karena hal itu sebagai hak prerogatif Presiden. Pada Senin (2/2/2015) akan ada konsultasi antara pimpinan DPR dan Presiden untuk menindaklanjuti soal itu," tegas Ketua DPR RI Setya Novanto pada wartawan di Gedung DPR RI, Jumat (30/1/2015). Sampai saat ini belum juga dilantiknya Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Sutarman. Dan penyelesaian proses hukum terkait rekening gendut yang juga tidak jelas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sehingga siapa dan kapan adanya pelantikan Kapolri yang baru mengganti Sutarman belum jelas. Setya Novanto menambahkan, soal apakah dalam rapat konsultasi itu akan memproses nama baru calon Kapolri yang diajukan oleh Presiden Jokowi atau tidak, pihak DPR belum tahu. "DPR belum menerima calon Kapolri yang baru (sebagai pengganti Komjen Pol Budi Gunawan,red) itu. Kita tunggu saja," ujarnya. Sementara itu Komjen BG mangkir dari panggilan penyidik KPK tanpa mengirim surat keterangan. "Saya baru melihat di running text TV bahwa Komjen BG tidak memenuhi panggilan. Mungkin ada alasan-alasan tertentu. Nanti saya coba cek dari Komisi III DPR apakah sudah dipatuhi panggilan KPK itu dan alasannya apa?" katanya. Karena itu untuk menindaklanjuti pertemuan Koalisi Merah Putih (KMP) di Istana Bogor pada Kamis (29/1) lalu, presidium KMP yang juga Ketua Umum DPP Golkar Aburizal Bakrie. (ARB) terus melakukan konsultasi untuk memberikan masukan kepada Pemerintah. “Kita akan terus memberikan kontribusi pada bangsa dan negara. Memang kita dari awal mendukung program pemerintahan yang pro rakyat,” pungkasnya. Hal yang sama disampaikan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, bahwa KMP akan mendukung semua langkah yang dilakukan oleh Presiden Jokowi. Karena itu, KMP akan dengan senang hati menampung Jokowi jika tidak lagi di Koalisi Indonesia Hebat (KIH). “Pokoknya kalau untuk kepentingan bangsa dan negara, apapun yang perlu kita lakukan akan kita lakukan," tuturnya. Fadli meminta Jokowi tidak khawatir dengan desakan KIH yang kabarnya didesak untuk melantik Komjen BG sebagai Kapolri. Pasalnya, sebagai presiden, Jokowi mempunyai hak untuk melantik atau tidak melantik Jenderal bintang tiga sekaligus mantan ajudan Megawati Soekarnoputri itu. "Seharusnya apa yang diputuskan Presiden Jokowi itu hak prerogatif presiden. Itu sudah disampaikan, DPR juga sudah menyikapi, maka Presiden tinggal memutuskan saja. Kita akan mendukung keputusan apapun kalau terkait masalah ini," tambahnya.(Sjafri Ali/A-147)***