Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Pelatih Panahan Korea Selatan Puji Kemampuan Atlet Jabar
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/314277
Tanggal
Body BANDUNG, (PRLM).- Pelatih tim panahan Korea Selatan Lim Byeong Hyeok, memuji kemampuan atlet panahan Jawa Barat yang dinilainya telah banyak mengalami peningkatan dibandingkan saat mereka melakukan latihan di Provinsi Gyeongsanbuk-Do, Korea Selatan pada pertengahan tahun lalu. “Secara kemampuan dasar mereka sudah bagus, bahkan saat bertemu di Korea Selatan para atlet ini mulain banyak mengalami peningkatan. Namun, yang saya sayangkan adalah masih kurangnya waktu latihan. Karena kalau waktu latihannya ditambah maka kemampuan para atlet juga akan cepat meningkat,” ujar Lim di sela-sela memantau latihan bersama atlet Jabar dan atlet Korea Selatan, di Lapangan Panahan Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Jumat (30/1/2015). Lim menuturkan menghadapi PON XIX/2016, dia mengimbau baik kepada pelatih maupun atlet panahan Jawa Barat untuk lebih banyak mengadakan game latihan bersama dan pertandingan. Hal tersebut dilakukan selain untuk menguji sejauhmana kemampuan atlet, juga untuk membentuk mental dan karakter atket agar lebih siap dalam menghadapi sebuah pertandingan. Disinggung mengenai program yang dilakukan oleh tim panahan Korea Selatan selama melakukan latihan di Kota Bandung, Lim menuturkan program latihan in dilakukan selain untuk saling berbagi ilmu, juga sebagai ajang persiapan timnya dalam mengikuti seleksi untuk ti Olimpiade. “Kebetulan di Koea Selatan saat ini sedang musim dingin, sehingga praktis kami tidak bisa melakukan latihan secara maksimal. Dan di Kota Bandung juga ternyata di luar prediksi karena ternyata di sini sedang musim hujan, sehingga untuk latihan juga beberapa kali harus terganggu jadwalnya,” katanya. Para atlet panahan Korea Selatan ini menurunkan 12 atletnya yang terdiri dari atlet junior dan beberapa atlet senior termasuk atlet peraih medali emas pada Olimpiade London. “Kebetulan atlet peraih emas di London masih dalam tahap pemulihan setelah sempat cedera. Dia juga saat ini tengah bersiap untuk mengikuti seleksi di bulan Maret,” ujarnya. Sementara itu Sekretaris Umum KONI Jawa Barat MQ Iswara mengatakan, uji tanding dan latihan bersama atlet Korea Selatan tidak sebatas berlatih teknik namun juga mencermati disiplin, mental dan budaya latihannya. "Dalam uji tanding dengan atlet Korea tak boleh berpuas saat bisa meraih point tinggi, tapi harus mencermati dan mencontoh hal non teknis yang positif dari mereka, salah satunya budaya berlatih dan pembentukan psikologi tim," katanya. Awal tahun 2015, sejumlah atlet Korea Selatan dari sejumlah cabang olah raga berlatih di Bandung yakni cabang menembak, panahan, renang, taekwondo, tinju dan judo. Mereka beruji tanding melawan atlet Pelatda PON XIX/2016. "Pasti ada hal-hal non teknis yang bisa dicontoh dari mereka, seperti bagaimana mereka bersikap dan bagaimana mereka memposisikan senioritas atlet menjadi hal positif dalam latihan," katanya. (Irfan Subhan/A-89)***