Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Presiden Minta Jangan Ada Manuver dalam Hukum
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/313472
Tanggal
Body JAKARTA, (PRLM).- Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto membenarkan pertemuan yang dilakukan Presiden RI Joko Widodo bersama Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM Tedjo Edhy Purdijatno, Jaksa Agung H.M. Prasetyo, Wakil Kepala Polri Badrodin Haiti, dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (24/1/2015). Dalam pertemuan itu, Jokowi meminta agar jangan ada yang bermanuver dalam penegakan hukum. Andi mengatakan Jokowi ingin meminta jika ada kasus hukum yang terjadi melibatkan warga negara mekanisme sesuai hukum yang berlaku. Hal itu terutama pada kasus sensitif yang mendapat perhatian luas dari publik."Tidak ada manuver-manuver lain selain dari pada aturan hukum yang ada," kata Andi saat ditemui di kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Sabtu (24/1/2015). Jokowi melalui pertemuan itu, kata Andi menegaskan kembali kebutuhan negara ini bersinergi mewujudkan pemerintahan yang bersih dari KKN sesuai amanat reformasi. Jadi, menurut Jokowi, kelembagaan penegak hukum yang memiliki fungsi untuk itu harus betul-betul melakukan kerja sama membangun hubungan yang kuat agar amanat reformasi itu bisa tetap ditegakkan. "Presiden mengamati perkembangan dua hari terakhir, kemarin dan hari ini. Dengan proses misalnya tentang pemeriksaan BW (Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto) di Bareskrim Polri, Jokowi meminta supaya kalau ada kasus hukum yang terjadi melibatkan warna negara terutama kasus sensitif yang mendapat perhatian luas, pastikan semua mekanisme dan hukum yang berlaku betul-betul ditegakkan," kata Andi. (Arie C. Meliala/A-88)***