Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Jalan Cimahi Jadi Pilihan Arus Mudik dan Balik
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/291862
Tanggal
Body RIRIN N.F./"PRLM"PARA pengendara motor yang ingin kembali ke perantauan, saat memasuki jalan yang berada di kawasan Kota Cimahi.* CIMAHI, (PRLM).- Pencacahan kendaraan pemudik libur Hari Raya Idulfitri 1435 Hijriyah yang melintasi Kota Cimahi telah usai. Ruas utama Kota Cimahi yang menjadi jalur tengah arus mudik menjadi pilihan para pemudik menuju kampung halaman masing-masing. Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Cimahi Kosasih mengatakan, hingga hari ini kegiatan arus balik Lebaran 2014 masih berlangsung. "Pencacahan kendaraan pemudik dilakukan kali terakhir, terutama paling banyak ke arah barat," katanya, Rabu (6/8/2014). Berdasarkan data Dishub Kota Cimahi, arus mudik pada H-7 sampai H-1 mencapai 2.952.770 unit kendaraan, sedangkan arus balik pada H+1 sampai H+5 sebanyak 1.325.728 unit kendaraan. "Jumlah kendaraan arus balik yang melintasi Kota Cimahi diperkirakan akan bertambah karena penghitungan berakhir sampai H+7," tuturnya. Puncak arus balik sudah berlangsung pada pekan pertama usai Hari Raya Idulfitri yaitu Jumat-Sabtu-Minggu (1-3/8/2014). Terutama, karena jadwal masa libur pegawai dan siswa sekolah berakhir dan masuk mulai Senin (4/8/2014). "Meski demikian, masih ada warga yang melakukan perjalanan kembali ke kota tempat bekerja setelah puncak arus balik. Jumlahnya tidak akan terlalu banyak dan mereka kembali tidak secara rombongan, terutama bagi wirausaha," ujarnya. Arus mudik yang melintasi Kota Cimahi padat di sejumlah titik. Hal ini disebabkan karena sulitnya mencari jalan alternatif bagi pengendara yang melintasi Kota Cimahi. "Biasanya kemacetan terjadi hanya pada jam masuk kerja atau jam pulang kerja saja, tapi sekarang kepadatan kendaraan sudah terasa sejak jam 12 siang sampai jam 4 sore," kata Kosasih. Kemacetan sudah mulai dirasakan sejak pertengahan bulan Juli seperti di Jln. Jend. Amir Mahmud, Jl. Baros, Jl. Mahar Martanegara, Jln. Dustira, Jln. Sangkuring, Jl. Gandawijaya, Jln. Ciawitali dan Jln. Jati. Jalur perlintasan kota Cimahi bertumpu pada ruas jalan utama yang pastinya tidak bisa menampung seluruh volume kendaraan. "Jalur perlintasan alternatif yang dimiliki kota Cimahi sangat sempit sehingga tak bisa dijadikan sebagai jalur alternatif setiap memasuki arus mudik lebaran. Semua pengendara akan tumpah di jalan utama, baik pengendara lokal Cimahi ataupun pengendara yang akan melintasi kota Cimahi menuju kota lainnya," katanya. (Ririn NF/A-147)***