Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Lenovo Menghadirkan Notebook Kelas Menengah
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/314195
Tanggal
Body JAKARTA, (PRLM).- Lenovo, produsen laptop agresif baru-baru ini meluncurkan laptop seri G40-45. Produsen asal Tiongkok itu menyebut laptop G40-45 itu sebagai laptop kelas entry level (kelas menengah). Lenovo meluncurkan G40-45 ini dalam tiga pilihan prosesor APU yakni AMD APU A8-6410 2G dengan empat inti (quad core), AMD A6-6310 APU serta AMD Essential E1-6010 APU. Menjadi menarik karena Lenovo sampai membenamkan tiga varian APU AMD ke dalam seri G40-45 tersebut. Banyaknya varian tentunya akan memberikan banyak pilihan bagi konsumen. Apalagi, teknologi APU hanya AMD yang memiliki dan merupakan teknologi baru yang dikembangkan produsen prosesor asal Amerika Serikat itu. Lantas, apa kelebihan Lenovo G40-45 ini? Di era sekarang ini, sebuah laptop harus bisa memuasi kepentingan bekerja dan bermain. Laptop tak lagi melulu sebagai mesin pembantu pekerjaan, tetapi juga menjadi sarana hiburan. Nah, Lenovo G40-45 dengan AMD A8-6410 APU adalah pilihan tercanggih untuk mereka yang menginginkan bekerja sekaligus bermain. Dengan empat buah inti (quad-core) berkecepatan 2.0 GHz yang dapat digenjot hingga 2.4GHz ketika Turbo Core diaktifkan, varian laptop ini memiliki dual GPU yakni yang didapat dari APU dan yang ada di tubuh laptop, yakni AMD Radeon R5 M230. Kedua grafis di APU tersebut dapat bertukar tugas sesuai kebutuhan penggunanya dengan bantuan teknologi Switchable Graphics. Perlu dicatat, kecepatan dari seri AMD Radeon R5 M230 yang dipakai pada APU ini mampu mencapai kecepatan clock 855 MHz, sehingga notebook ini cocok untuk anak muda yang produktif dan ingin menghibur diri dengan game-game premium. Padahal, laptop ini bukan laptop gaming. Lantas, bagaimana penampilan Lenovo G40-45 ini? Tiga varian G40-45 menggunakan layar 14 inchi berteknologi WXGA LED, memiliki pilihan warna hitam dan silver serta bobot sekitar 2,2 kg. Berat laptop yang lumayan ini, sekilas memang seperti laptop jadoel, tetapi justru di situlah letak kelebihannya karena menjadikan G40 ini terkesan kukuh tangguh dan tidak ringkih. Cocok untuk mereka yang membutuhkan mesin kerja lengkap dan memanjakan diri bermain games. Kelengkapan lainnya adalah, pada sisi kiri laptop terdapat colokan USB 3.0, USB 2.0, HDMI, LAN, VGA, dan charger. Sedangkan sisi kanan didominasi oleh optical drive DVD RW, USB 2.0, SD Card reader, dan headphone 3,5 mm. Cocok untuk pengguna yang membutuhkan kelengkapan komplet sebuah laptop. Laptop ini menggunakan baterai tipe 4 cell. Cukup untuk melakukan pengetikan, browsing, sambil mendengarkan musik hingga 3 jam. APU AMD A8-6410 2G dan kapasitas hard disk sebesar 500GB yang ada di dalamnya memang memungkinkan pengguna untuk menjalankan berbagai aplikasi. Mulai dari sekadar browsing, mengetik, edit foto, edit video, hingga bermain game. Dalam berbagai pengujian, skor yang didapat G40-45 dengan AMD A8-6410 APU adalah sebagai berikut : PCMark 8. Hasil pengujian menggunakan PCMark 8 mendapat angka 2589. Untuk casual gaming, bisa sampai 17,7 gambar per detik (fps). Panas yang dihasilkan di angka 45-55 derajat celsius. Benchmark untuk aplikasi kantoran versi software Futuremark ini hanya fokus pada beberapa pengujian yakni, web browsing jungle pin, web browsing Amazonia, dan mengetik. Tes dilakukan dalam waktu 20 menit-an. Hasilnya, muncul skor 3247. Angka rata-rata meski harus dibandingkan dengan prosesor lain yang setingkat lebih tinggi. Tes 3Dmark. Cloud Gate. Ini mode ringan dari rangkaian tes menggunakan 3DMark. Laptop ini bisa melaluinya dengan mendapatkan skor 3690. Cloud Gate, boleh dikatakan mirip dengan game-game ringan. Itulah kenapa, kartu grafis yang dibenamkan dalamm prosesor AMD A8-6410 2G ini masih bisa mengirimkan gambar 19 fps hingga 22.4 fps. Cinebench R15. Dengan menggunakan OpenGL bisa mendapatkan angka 20.12 fps. Melihat hasil benchmark, laptop ini memang bukan laptop gaming. Karenanya tidak dikhususkan untuk penggunaan bermain game. Terutama, game-game yang membutuhkan hardware spesifikasi tinggi untuk menjalankannya. Boleh dikatakan laptop ini lebih cocok untuk bekerja, dan bermain game hanya menjadi selingan walaupun game-game premium bisa dijajal di sini.(A-147)***