Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Segera Diterapkan, Uji Coba Rekayasa Lalin Pertigaan Cihanjuang
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/314280
Tanggal
Body CIMAHI, (PRLM).- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi berencana menerapkan manajemen rekayasa lalu lintas di kawasan pertigaan Pemkot Cimahi-Jln. Jati-Cihanjuang. Uji coba digelar lima hari mulai Senin-Sabtu (2-7/2/2015) pada jam-jam tertentu. Demikian diungkapkan Kabid. Lalu Lintas Kosasih, ditemui di kantornya di Kompleks Pemkot Cimahi Jln. Rd. Demang Hardjakusumah Kota Cimahi, Jumat (30/1/2015). "Titik persimpangan Pemkot Cimahi-Jln. Jati Serut-Jln. Daeng Muhammad Ardiiwnata cukup padat arus kendaraan. Kami akan melaksanakan rekayasa pada jalur tersebut dengan sistem satu arah," ujarnya. Rencana rekayasa lalu lintas tersebut telah dibahas secara komprehensif dalam Rapat Forum Lalu Lintas Kota Cimahi yang melibatkan Pemkot Cimahi melalui instansi terkait, Polres Cimahi, Kodim 0609/Kab. Bandung, dan Subdenpom. Rencana rekayasa lalu lintas persimpangan Cihanjuang-Jati Serut berlangsung mulai pukul 6.00-09.00 WIB dan 16.00-18.00 WIB. Kendaraan satu arah dari Cihanjuang bawah (Jln. Daeng Muhammad Ardiwinata) berbelok ke kiri memutar di taman depan Pemkot Cimahi Jln. Rd. Demang Hardjakusumah dan kembali ke Cihanjuang. Jika hendak ke arah Jln. Pesantren, bisa berbelok ke kiri melalui Blok C Cihanjuang. Kendaraan dari arah Pesantren berbelok ke Jln. Jati Serut. Kendaraan bisa berbelok arah ke kiri memutar ke Pemkot Cimahi atau ke arah kanan menuju Cihanjuang atas menuju arah Parongpong Kab. Bandung Barat. "Satu arah diberlakukan dari Cihanjuang bawah memutar di depan pemkot lalu kembali ke Cihanjuang menuju KBB atau Kota Bandung melintasi Blok C," ujarnya. Untuk mensosialisasikan hal tersebut, pihaknya menyebar sejumlah spanduk pengumuman yang dipasang di ruas Jln. Daeng Muhammad Ardiwinata. Sarana prasarana juga dilengkapi seperti rambu-rambu lalu lintas, termasuk 30 personil bersiaga di lokasi. "Sambil pengaturan arus lalu lintas, personil kami sambil sosialisasi kepada masyarakat," tuturnya. Kondisi ruas jalan dengan lebar yang sempit menjadi kendala rekayasa lalin tersebut. "Bisa diambil evaluasi dengan mulai memikirkan pelebaran jalan," katanya. Diakui Kosasih, rekayasa lalu lintas tersebut bisa menimbulkan pro-kontra masyarakat. "Berharap seluruh pengguna jalan bersama-sama mematuhi aturan lalu lintas di ruas jalan tersebut. Kalau sudah terbiasa akan lancar. Hal ini ditetapkan untuk membantu masyarakat agar nyaman di jalan raya," katanya. (Ririn NF/A-89)***