Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Justin Bieber Minta Maaf Atas Arogansinya
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/314318
Tanggal
Body REUTERS/"PRLM"Justin Bieber.* PRLM - Bintang pop Justin Bieber meminta maaf atas perilaku buruk baru-baru ini, dan mengatakan dia akan meninggalkan sikap "arogan" dan "sombong". Penyanyi itu membuat komentar dalam video dua menit yang diposting di halaman Facebook-nya. Di dalamnya, pemain berusia 20 tahun mengatakan ia "takut terhadap apa yang orang pikirkan tentang dirinya sekarang". Citra pelantun tembang Boyfriend inmi telah rusak oleh insiden yang melibatkan kecerobohan mengemudi, melempar telur di rumah tetangga, dan serangan yang diduga menyusul insiden yang melibatkan seorang fotografer. "Saya tidak ingin muncul dengan arogan atau sombong atau pada dasarnya bagaimana saya telah bertindak dalam satu setengah tahun terakhir," kata penyanyi Kanada dalam klip permohonan maaf itu. "Aku bukan orang yang pura-pura." Bieber mengatakan penampilan gugupnya di acara Ellen DeGeneres, Rabu (28/1/2015) mendorongnya untuk mengirim pesan, di mana dia menyebut perilakunya itu untuk "menutupi" kondisi emosionalnya. "Ada banyak perasaan yang terjadi di sana, hanya menjadi muda dan tumbuh dalam bisnis ini sulit. Tumbuh yang secara umum sulit," katanya soal sejak muda sudah masuk bisnis hiburan yang mencerabut kehidupan normal masa muda. Bieber saat ini menjalani dua tahun masa percobaan di Los Angeles setelah menyatakan tidak menolak tuduhan pelanggaran hukum ringan vandalisme atas insiden lempar telur pada tahun 2014. Ini adalah yang pertama dalam serangkaian masalah hukum untuk sanhg bintang. Bieber ditangkap dan didakwa dengan mengemudi di bawah pengaruh alkolhol pada Januari lalu di Miami Beach. Dia kemudian mengakui dan tuntutan lebih rendah dari kecerobohan mengemudi. Bieber kemudian didakwa dengan penyerangan dan mengemudi berbahaya di kota Kanada Ontario pada bulan Agustus, kasus yang masih tertunda. (A-88/orange)***