Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Pebisnis Nasional Antusias Jajaki Peluang Pasar Eropa Tengah dan Timur
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/314300
Tanggal
Body JAKARTA, (PRLM).- Kawasan Eropa Tengah dan Timur (ETT) yang terdiri dari 22 negara menawarkan begitu banyak peluang bagi para pelaku bisnis dari negara lain. Namun demikian, masih banyak pengusaha Indonesia yang belum memahami sepenuhnya mengenai bisnis di negara-negara ETT. Setidaknya hal itulah yang banyak mengemuka dari para pelaku bisnis dan perusahaan nasional yang hadir dalam Business Dialogue “Promosi Pasar Eropa Tengah dan Timur” yang diselenggarakan Direktorat Eropa Tengah dan Timur Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Kamis (29/1/2015). Sebanyak 27 peserta dari 22 perusahaan dengan beragam line of business hadir dalam acara tersebut di antaranya PT Indofood, PT Mustika Ratu, PTGajah Tunggal, PT Indoexim Internasional, PT Comexindo, PT Tehnika Ina, PT Sanbe Farma, PT Kalbe Farma, PT Lautan Niaga Jaya. “Business Dialogue penting untuk meningkatkan kerja sama antara sektor swasta dan Kemlu terkait pelaksanaan diplomasi ekonomi. Kegiatan ini sebagai tindaklanjut Foreign Policy Breakfast Meeting oleh Menlu RI yang lalu dan kali ini berfokus pada kawasan Eropa Tengah dan Timur,” papar Ibnu Hadi, Acting Direktur Eropa Tengah dan Timur, dalam sambutan pembukaannya. Sejauh ini pasar ETT masih terbuka untuk produk ekspor Indonesia. Pada tahun 2013, total nilai perdagangan Indonesia dengan negara-negara ETT hampir mencapai 6,5 milar dolar AS, naik 0,87 persen dari tahun 2012. Sementara, pada periode Januari – Oktober 2014, total nilai perdagangan Indonesia dengan negara-negara kawasan ETT tercatat sebesar 4,42 miliar dolar AS. Rusia menjadi daya tarik utama di Eropa Timur dengan potensi pasarnya untuk produk-produk sepert: ikan dan hasil laut, furniture, kopi; bahkan bisnis spa dan kerja sama di bidang transportasi juga menjanjikan. Dubes RI untuk Serbia dan Montenegro, Harry R.J. Kandou, menjelaskan kondisi sosial politik yang stabil di Serbia dan Montenegro memberikan peluang bisnis yang luas bagi pengusaha Indonesia. “Beberapa produk Indonesia yang potensial untuk dikembangkan antara lain kopi, gula, produk kerajinan, dan spa”, imbuh Dubes Kandou. Hal senada disampaikan Maruli Tua Sagala, mantan Dubes RI untuk Hongaria. “Hongaria merupakan salah satu tujuan perdagangan dan investasi yang menjanjikan di Eropa Tengah. Meskipun populasinya hanya sekitar 10 juta jiwa, Hongaria memiliki GDP per kapita lebih dari 18.000 dolar AS. Hongaria juga tengah menjalin kerja sama ekonomi yang baik dengan Polandia, Slowakia dan Ceko serta memiliki sistem transportasi yang baik sehingga dapat dijadikan hub di kawasan Eropa Tengah,” jelasnya. Antusiasme pelaku bisnis nasional terlihat pada sesi tanya jawab terkait peluang bisnis di pasar ETT dan kiat-kiat berhubungan dengan pelaku usaha di kawasan ETT, terutama Rusia, Hongaria dan Serbia. Sebagai kelanjutannya, direncanakan akan diadakan Sidang Komisi Bersama RI-Rusia di Kazan, Rusia pada 7-9 April 2015 untuk diikuti para pengusaha Indonesia. (A-88/kemlu)***