Arsip Berita

Error message

Notice: Undefined index: tanggal_string in arsip_berita_view->ShowDetailBerita() (line 53 of /usr/home/www/caleg.kabarkita.org/view/arsip-berita-view.php).

Home Arsip Berita

Judul Arthouse Cinema Tampilkan Karya Herzoq di Selasar Sunaryo
URL http://www.pikiran-rakyat.com/node/314324
Tanggal
Body IST./"PRLM" BANDUNG, (PRLM).- Goethe-Institut akan menayangkan film karya sutradara Werner Herzog "Aguirre - Kemurkaan Tuhan", di Selasar Sunaryo, Sabtu (31/1/2015) pukul 15.00 wib. Film itu dibintangi aktor kawakan Klaus Klinki, Film yang sarat dengan keserakahan dan penuh ambisi ini dibuat di sungai Amazon, Amerika Selatan. Goethe-Institut Bandung bekerjasama dengan Selasar Sunaryo Art Space menggelar acara ArtHouse Cinema - Selasar Weekened Cinema tahun 2015 ini dengan konsep yang berbeda. Kami akan menayangkan film-film karya lima sutradara Jerman ternama dan sutradara Werner Herzog ini salah satunya. Werner Herzog adalah salah satu sutradara terpenting Jerman. Bersama sutradara lain seperti Rainer Werner Fassbinder, Volker Schlöndorff, Margarethe von Trotta dan Wim Wenders, Herzog menjadi salah satu pelopor dan penopang sebuah gaya perfilman baru yang dikenal sebai “Film Jerman Baru“. Karya-karyanya meliputi film cerita dan dokumenter. Sejak awal karirnya Herzog bekerja secara internasional dan membuat film cerita dan dokumenter. Ia berhasil merebut perhatian dunia dengan karyanya Aguirre, der Zorn Gottes (1972). Film ini mengangkat tema keserakahan para penjajah Spanyol dan menikmati sukses besar di Prancis. Salah satu faktor paling berpengaruh pada keberhasilan karya-karya awal Herzog adalah kolaborasinya dengan aktor Klaus Kinski. Secara keseluruhan Kinski memainkan karakter utama dalam lima film Herzog. Soal simbiosis mutualisme khas di antara seniman dan hubungan cinta-benci yang terjalin di antara mereka itu ditampilkan oleh Herzog dalam Mein liebster Feind - Klaus Kinski (Musuh Terbaikku - Klaus Kinski) pada tahun 1999. Film-film Herzog memiliki kekuatan visual yang tak terbantahkan. Banyak filmnya adalah karya tentang perjuangan manusia melawan alam, kepribadian egomaniak dan eksentrik. Cerita-cerita yang ditampilkannya adalah kehidupan mereka yang disingkirkan, mereka yang dianggap aneh, orang-orang yang menerjang banyak batas untuk mewujudkan apa yang mereka cita-citakan. Yang juga luar biasa tentang repertoar Herzog adalah fleksibilitas - baik dari segi topik serta produksi film-filmnya. Ia mumpuni baik di bidang dokumenter maupun fiksi. Ia berkarya tanpa memedulikan harapan orang, antara produksi Hollywood dan bioskop anggaran rendah semuanya sudah ia jajal. Herzog telah memenangi berbagai penghargaan, termasuk di antaranya penghargaan sebagai sutradara terbaik untuk Fitzcarraldo di Cannes dan nominasi Oscar untuk Encounters at the End of the World. (A-88/rls)***