FACHRUL RAZI

Nama Lengkap FACHRUL RAZI, M.I.P.  
Nama tanpa gelar FACHRUL RAZI  
Foto foto FACHRUL RAZI Klik di foto untuk foto yang lebih besar

Data Calon Tetap Dewan Perwakilan Daerah 2014
Provinsi ACEH
Jenis Kelamin L
Profil di situs KPU http://dct.kpu.go.id/images/dokumen/DPD/11/09.pdf
Kabupaten / Kota tempat tinggal calon KOTA LHOKSEUMAWE

Data Social Media
Blog    
Facebook  
Twitter  
Wikipedia  
Artikel
No Judul URL EDIT  

 

 

Comments

http://atjehpost.co/m/read/6269/Juru-Bicara-Partai-Aceh-Bicara-Solusi-Ko...

Pendekatan penyelesaian konflik di Sahara, melalui pemberikan status kekhususan , atau di Indonesia dikenal dengan spesial autonomy, konsep ini model yang diterapkan di Aceh.

JURU Bicara Partai Aceh, Fachrul Razi, ang juga DPD RI asal Aceh yang terpilih pada Pemilu April 2014 lalu, diundang berbicara mempresentasikan hasil penelitiannya di kantor UN Human Rights Council di Geneva, Swiss, tentang perdamaian dan pembangunan di Sahara, Maroko. Presentasinya pada Jumat 20 Juni 2014 pukul 13.00-15.00 waktu Geneva atau pukul 19.00-21.00 malam waktu Indonesia.

Saat ini dia masih berada di Geneva untuk menghadiri 26th Session of UN Human Rights Council yang berlangsung pada 10 – 27 Juni 2014, dan akan kembali pada Minggu, 22 Juni 2014 ke Jakarta. Fachrul Razi, merupakan perwakilan Aceh, Indonesia yang diundang untuk berbicara masalah perbandingan konflik dan perdamaian di Aceh dan Sahara Moroko dalam perspektif politik dan pendekatan politik dalam penyelesaian konflik di Western Sahara, Maroko.

Pembicara lainnya selain Fachrul Razi adalah Mr. Lahcen Mahraoui, (Direktur/Peneliti dari l’Universite Paris VII, Perancis) dan Ms. Sara Baresi (Presiden PROTEA Pour La Protection des Droits de l’Homme, Italia). Seminar Panel tersebut, dimoderatori oleh Mr. Maurice Katala, Presiden International Action for Peace and Development (AIPD).

Seminar panel dengan tajuk Autonomie au Sahara: aboutissement d'un processus atau dalam bahasa Inggrisnya Autonomy in the Sahara: Outcome and Process yang dilakukan di ruang XXV, bertempat di kantor United Nations Human Rights di Geneva - Swiss, juga bertepatan dengan kegiatan

Fachrul memaparkan hasil penelitiannya di Geneva atas nama lembaga Pusat Penguatan Perdamaian (The Center For Strengthening of Peace) sebuah lembaga yang didirikan Fachrul Razi pada tahun 2007. Lembaga ini mendapat undangan dari Human Rights Council atas rekomendasi dan sponsor dari lembaga AIDE Federation yang berbasis di Paris.

Dalam Pemaparannya, Fachrul Razi menjelaskan hasil kunjungannya ke Maroko dan meneliti beberapa solusi terhadap penyelesaian konflik di Sahara, Maroko. Pendekatan penyelesaian konflik di Sahara, Maroko, melalui pemberikan status kekhususan atau large outonomy bagi Sahara , atau di Indonesia dikenal dengan spesial autonomy, konsep ini model yang diterapkan di Aceh.

Kendati demikian, katanya, pilihan berada di tangan rakyat Maroko yang berada di Sahara.

Fachrul Razi yang juga sedang menyelesaikan S3 Doktor Ilmu Politik di Universitas Indonesia, meyakini bahwa konflik di Sahara dapat diselesaikan secara damai dan bermartabat bagi semua pihak. Saat ini pemerintah Maroko sedang mempelajari model pendekatan politik dalam bentuk otonomi politik yang diberikan kepada Aceh.

Konflik di Sahara selama 30 tahun yang melibatkan Negara Algeria sampai saat ini masih belum selesai. Konflik di Sahara Maroko telah melibatkan United Nations sejak 1991, saat ini konflik bersenjata telah terhenti, dan segala penyelesaian dilakukan secara diplomasi. []
- See more at: http://atjehpost.co/m/read/6269/Juru-Bicara-Partai-Aceh-Bicara-Solusi-Ko...

Add new comment